ENKRIPSI MD5

alam kriptografiMD5 (Message-Digest algortihm 5) ialah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit. Pada standart Internet (RFC 1321), MD5 telah dimanfaatkan secara bermacam-macam pada aplikasi keamanan, dan MD5 juga umum digunakan untuk melakukan pengujian integritas sebuah berkas.

MD5 di desain oleh Ronald Rivest pada tahun 1991 untuk menggantikan hash function sebelumnya, MD4. Pada tahun 1996, sebuah kecacatan ditemukan dalam desainnya, walau bukan kelemahan fatal, pengguna kriptografi mulai menganjurkan menggunakan algoritma lain, seperti SHA-1 (klaim terbaru menyatakan bahwa SHA-1 juga cacat). Pada tahun 2004, kecacatan-kecacatan yang lebih serius ditemukan menyebabkan penggunaan algoritma tersebut dalam tujuan untuk keamanan jadi makin dipertanyakan.

Hash-Hash MD5

Hash-hash MD5 sepanjang 128-bit (16-byte), yang dikenal juga sebagai ringkasan pesan, secara tipikal ditampilkan dalam bilangan heksadesimal 32-digit. Berikut ini merupakan contoh pesan ASCII sepanjang 43-byte sebagai masukan dan hash MD5 terkait:

MD5("The quick brown fox jumps over the lazy dog") = 9e107d9d372bb6826bd81d3542a419d6

Bahkan perubahan yang kecil pada pesan akan (dengan probabilitas lebih) menghasilkan hash yang benar-benar berbeda, misalnya pada kata “dog”, huruf d diganti menjadic:

MD5("The quick brown fox jumps over the lazy cog") = 1055d3e698d289f2af8663725127bd4b

Hash dari panjang-nol ialah:

MD5("") = d41d8cd98f00b204e9800998ecf8427e

Algoritma:
MD5 proses pesan variabel-panjang menjadi output sepanjang 128 bit. Pesan masukan dipecah menjadi potongan 512-bit blok (enam belas 32-bit little endian integer) pesan sehingga panjangnya dibagi oleh 512. Padding bekerja sebagai berikut: bit tunggal pertama, 1, ditambahkan ke akhir pesan. Hal ini diikuti oleh nol sebanyak yang diperlukan untuk membawa panjang pesan hingga 64 bit kurang dari kelipatan 512. Bit sisanya diisi dengan integer 64-bit yang mewakili panjang pesan asli dalam bit.
Algoritma MD5 utama beroperasi pada kondisi 128-bit, dibagi menjadi empat kata 32-bit, dinotasikan A, B, C dan D. Ini diinisialisasi ke konstanta tetap tertentu. Algoritma utama kemudian beroperasi pada masing-masing blok pesan 512-bit pada gilirannya, setiap blok memodifikasi bagiannya. Pengolahan blok pesan terdiri dari empat tahap yang sama, setiap putaran terdiri dari 16 operasi serupa berdasar pada fungsi F non-linear, penambahan modular, dan rotasi kiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s